Makhluk hidup dan Lingkungannya
- Gejala - gejala alam biotik dan abiotik
- Keragaman Makhluk hidup
- Interaksi Antar Makhluk hidup dan lingkungan serta dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan
- Bioteknologi dan penerapannya
Komponen Abiotik dan Biotik
Interaksi dalam ekosistem dapat terjadi karena adanya komponen - komponen penyusunan ekosistem, Komponen penyusun ekosistem terdiri atas komponen biotik dan abiotik.
Komponen Abiotik : Komponen tidak hidup yang terdapat dalam ekosistem. Komponen abiotik yang terdapat dalam suatu ekosistem antara lain tanah, udara, air, sinar matahari dan kelembapan udara.
Komponen Biotik : Komponen yang hidup dalam ekosistem. Komponen biotik terdiri atas manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme. Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup dibedakan menjadi tiga macam yaitu Produsen, Konsumen dan Pengurai
- Produsen : Tumbuhan hijau, Fitoplankton dan Algae
- Konseumen : Herbivora (Pemakan tumbuhan), Karnivora (Pemakan daging) dan Omnivora (Pemakan daging dan tumbuhan)
- Pengurai : Jamur dan Bakteri
Interaksi Antar Makhluk Hidup dengan Lingkungan
Rantai makanan merupakan peristiwa makan dan dimakan dengan urutan serta arah tertentu. Rantai makanan dimulai dari produsen yang dimakan oleh konsumen I, Selanjutnya konsumen II dimakan oleh konsumen II, dan seterusnya. Konsumen terakhir dalam rantai makanan disebut konsumen puncak
Jaring - jaring makanan
Beberapa rantai makanan yang saling berhubungan akan membentuk jaring - jaring makanan. Setiap makhluk hidup yang menyusun jaring - jaring makanan saling berinteraksi. Konsumen puncak yang terdapat dalam rantai makanan maupun jaring - jaring makanan tidak lagi dimakan, melainkan mati dan diuraikan oleh pengurai sehingga terbentuk jaring - jaring kehidupan.
Apabila ular banyak diburu untuk diambil kulitnya, populasinya akan makin menurun. Penurunan populasi ular akan diikuti penurunan populasi hewan pemangsanya yaitu elang. Sementara itu, penurunan populasi ular mengakibatkan peningkatan populasi hewan yang menjadi mangsa ular yaitu burung hantu. Peningkatan burung hantu yang tidak terkendali mengakibatkan banyak tikus sehingga tikus mengalami kepunahan.
- Simbiosis Komensalisme : Hubungan antar dua jenis makhluk hidup yang menguntungkan salah satu pihak, tetapi pihak lain tidak dirugikan. Contoh Tanaman anggrek yang menempel pada batang pohon, Ikan hiu dan ikan remora,
- Simbiosis Anasalisme : Hubungan antar dua jenis makhluk hidup yang merugikan salah satu pihak, tetapi pihak lain tidak dirugikan. Contoh Pohon pinus mengeluarkan senyawa alelopati yang mengganggu tumbuhan disekitarnya.
- Simbiosis Parasitisme : Hubungan antara dua jenis makhluk hidup yang satu mendapatkan keuntungan, tetapi makhluk hidup yang lain dirugikan. Contoh Nyamuk menggigit tangan manusia, benalu yang menempel batang pohon mangga, Kutu dengan rambut manusia
- Simbiosis Mutualisme : Hubungan antara dua jenis makhluk hidup yang saling menguntungkan. Contoh Kupu - kupu dan bunga
- Netral : Hubungan antara makhluk hidup dalam satu lingkungan, tetapi tidak terjadi interaksi antar makhluk hidup tersebut. Contoh Kupu - kupu dan kerbau, ayam dan sapi
- Predasi : Hubungan antara makhluk hidup yang terjadi ketika salah satu makhluk hidup memangsa makhluk hidup lain. Contoh Harimau memangsa rusa
- Kompetisi : Hubungan antara makhluk hidup yang terjadi ketika saling bersaing merebutkan bahan makanan yang sama. Contoh Persaingan mendapatkan rumput antara kerbau dan sapi
Contoh Soal
1. Sekelompok peserta didik melakukan pengamatan pada ekosistem sungai. Mereka menemukan beberapa jenis tumbuhan seperti lumut yang menempel dibatu, tumbuhan paku dan lili air. Selain itu, ditemukan juga beberapa jenis hewan seperti siput, ikan wader, kupu - kupu, capung, ular air dan katak. Berdasarkan organisme yang ditemukan tersebut, kemungkinan interaksi yang terjadi adalah ...
a. Predasi antara ular air dan ikan wader
b. Kompetisi antara kupu - kupu dan capung
c. Simbiosis komensalisme antara capung dan katak
d. Simbiosis mutualisme antara tumbuhan paku dan lili air
JAWABAN A
Interaksi yang mungkin terjadi pada ekosistem sungai tersebut adalah predasi ular air dan ikan wader. Predasi merupakan hubungan antar dua jenis makhluk hidup yang terjadi ketika salah satu makhluk hidup yang lain. Seperti ular air memangsa ikan wader.
2. Perhatikan jaring - jaring makanan pada dua jenis ekosistem berikut
Apabila populasi burung pipit mengalami penurunan secara dratis akibat banyak ditangkap oleh manusia, kemungkinan peristiwa yang akan terjadi pada keduaa ekosistem tersebut adalah ..
a. ekosistem sawah dan ekosistem kebun menjadi tidak stabil sehingga lama - kelamaan organisme lain
di dalam ekosistem akan punah
b. ekosistem kebun menjadi tidak stabil karena akan terjadi ledakan populasi ulat, tetapi burung elang
akan kekurangan mangsa
c. Ekosistem sawah akan lebih stabil karena burung pipit sebagai makanan burung elang dapat
digantikan oleh ular
d. Ekosistem sawah dan ekosistem kebun stabil karena burung elang akan mencari mangsa lain
JAWABAN : C
Berdasarkan jaring - jaring makanan pada ekosistem sawah dapat diketahui bahwa burung pipit memakan belalang dan merupakan mangsa dari burung elang. Sementara itu, ekosistem kebun diketahui burung pipit memakan ulat dan mangsa dari burung elang. Ketika populasi burung pipit habis, dapat mengakibatkan ketidakstabilan jaring - jaring makanan. Ekosistem kebun menjadi tidak stabil karena akan terjadi ledakan populasi ulat yang memakan rumput. Namun populasi burung elang masih dapat dikendalikan karena burung elang akan memangsa ular sebagai pengganti burung pipit. Ekosistem sawah lebih stabil dibandingkan ekosistem kebun. Hal ini terjadi karena burung elang dapat memangsa ular sebagai pengganti burung pipit dan belalang dapat dimangsa oleh katak sehingga jumlahnya tetap stabil.
Pencemaran lingkungan atau polusi adalah peristiwa masuknya atau dimasukkan zat, unsur, energi dan komponen yang bersifat merugikan ke lingkungan. Pencemaran lingkungan dibedakan menajdi pencemaran udara, air dan tanah
Pencemaran Udara
Berbagai contoh bahan pencemar udara beserta sumber dan akibatnya
- Karbon Monoksida (CO) : Pembakaran batu bara dan minyak bumi, kendaraan bermotor, rokok dan industri. Dampak sakit kepala, sesak napas, asma, kerusakaan otak dan kematian
- Nitrogen Oksida (NO2) : Pembakaran kendaraan, sampah, arang, minyak gas alam serta bensin. Dampak gangguan pernapasan, sakit kepala dan hujan asam
- Sulfur Oksida (SO2) : Pembakaran minyak bumi, batu bara, industri dan Gunung Api. Dampak sesak napas, bronkitis, hujan asam, merusak tanaman dan cat menjadi kusam
- Chloro Fluro Carbon (CFC) : Pendingin AC, spray dan foam. Dampak penipisan lapisan ozon sehingga sinar UV dapat mencapai bumi
- Karbon Dioksida (CO2) : Proses pembakaran kendaraan, sampah, arang, minyak gas alam serta bensin. Dampak CO2 yang berlebihan di atmosfer akan mengakibatkan efek rumah kaca
Pencemaran Air
Bahan pencemar air berasal dari berbagai limbah rumah tangga, industri dan pertanian
- Limbah Rumah Tangga, Limbah sampah organik (Sisa sayur, nasi dan ikan) dan limbah sampah anorganik (Botol, Plastik), jika tertimbun dan menyumbat saluran air akan mengakibatkan banjir saat musim penghujan. Limbah organik yang larut dalam air akan mengalami penguraian dan pembusukan. Akibatnya kadar oksigen dalam air turun dratis sehingga biota air akan mati karena kekurangan oksigen
- Limbah Industri, Limbah polutan organik (Bau busuk) dan polutan anorganik (berbuih dan berwarna) yang mengandung bahan kimia berbahaya. Jika limbah tersebut langsung dibuang ke sungai tanpa diolah terlebih dahulu dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Akibatnya banyak organisme yang hidup di sungai mati karena lingkungan tempat hidupnya tidak sehat.
- Limbah Pertanian, Limbah penggunaan pupuk buatan dan pestisida secara terus menerus dapat berdampak buruk terhadap lingkungan. Pemakaian peptisida yang berlebihan menimbulkan akumulasi tanah maupun tubuh tumbuhan. Saat terjadi hujan, peptisida terbawa aliran air menuju sungai dan peptisida sulit diuraikan oleh mikroorganisme sehingga dapat mencemari perairan
Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah dapat diakibatkan oleh aktivitas limbah rumah tangga, industri dan pertanian
- Limbah rumah tangga, Limbah padat berupa sampah anorganik (bekas botol plastik air mineral) dan tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Limbah Cair berupa detergen, oli dan cat. Jika limbah ini meresap ke dalam tanah dapat merusak kualitas air tanah bahkan dapat membunuh mikroorganisme dalam tanah
- Limbah Industri, Limbah padat berupa sisa pengolahan pabrik gula dan limbah cair berupa sisa - sisa pengolahan industri pelapisan logam dan industri kimia. Jika limbah ini meresap ke dalam tanah dapat merusak kualitas air tanah dan membunuh mikroorganisme dalam tanah
- Limbah Pertanian, Limbah sisa pupuk sintesis untuk menyuburkan tanah (Pupuk Urea) dan Pestisida pemberantas hama (DDT). Secara umum tanah yang tercemar akan mengganggu kehidupan mikroorganisme tanah dan makhluk hidup yang hidup ditanah
Kerusakan Lingkungan yang terjadi dilingkungkan menyebabkan rendahnya daya dukung lingkungan. Kerusakan lingkungan dapat disebabkan oleh faktor alam dan kegiatan manusia.
- Faktor alam, Bencana alam seperti gempa bumi, kekeringan, tanah longsor, angin puting beliung, banjir. Bencana alam tersebut dapat mengubah lahan pertanian menjadi danau, kawasan yang sudah tertata menjadi porak - poranda, dan populasi suatu jenis makhluk hidup menurun.
- Faktor Manusia, Peningkatan jumlah penduduk di ikuti kemajuan IPTEK berakibat pada semakin banyaknya SUMBER DAYA ALAM yang dieksploitasi. Jika tidak dikendalikan dapat menyebabkan dan pencemaran lingkungan. Contoh pembukaan lahan untuk pemenuhan kepenuhan pangan, sandang, papan, lahan dan sarana transportasi. Pembukaan lahan ini dapat menghilangkan komponen biotek suatu ekosistem dan punahnya flora maupun fauna tertentu dan berkurangnya kesuburan tanah
Upaya untuk mengatasi pencemaran lingkungan dan kerusakan lingkungan
- Menggunakan bahan yang mudah diuraikan oleh mikroorganisme
- Mengurangi penggunaan pupuk peptisida
- Mengolah limbah terlebih dahulu
- Menerapkan prinsip 4R (Reduce = Mengurangi pemakaian, Reuse = Memakai ulang, Recycle = mendaur ulang, Replace = mengganti dengan bahan lain)
- Membersihkan lingkungan tanah dan air dari berbagai polutan
- Membuat sengkedan didaerah lereng pegunungan yang digunakan sebagai lahan pertanian. Sengkedan digunakan untuk mencegah hanyutnya humus karena erosi dan lahan pertanian di lereng pegunungan tetap subur
- Reboisasi atau penghijauan di lahan yang telah rusak
- Mencegah penebangan liar dan menerapkan sistem tebang pilih (Penebahan pohon dengan syarat khusus seperti umur, diameter dan jenis tanaman)
CONTOH SOAL
1). Dewasa ini penggunaan kantong plastik sebagai pembungkus makanan semakin meningkat. Akibatnya terjadi penumpukan sampah plastik di lingkungan. Peristiwa ini dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan karena plastik sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalah tersebut adalah ...a. Membuang sampah plastik di perairan dalam
b. Membakar sampah plastik agar tidak semakin menumpuk
c. Mencampur sampah plastik dengan sampah organik agar membusuk
d. Mengolah kembali sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat
Jawaban D
Plastik merupakan salah satu limbah anorganik yang sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang tepat untuk mengatasi limbah plastik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu mengolah kembali sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat. Jika membuang sampah plastik di perairan dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran air. Pembakaran sampah plasik agar tidak menumpuk dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara yang berdampak pada turunnya kualitas udara. Mencampur sampah plastik dengan sampah organik tidak akan berpengaruh pada pembusukan sampah plastik karena plastik tersusun atas bahan kimia yang sulit diuraikan.
2) Petani di suatu wilayah menambah luas lahan pertaniannya dengan cara membuka lahan hutan di lereng gunung. Akibatnya, ketika hujan turun tanah mudah mengalami erosi. Untuk mengatasinya pemerintah melarang pembukaan lahan baru dan lahan yang sudah dibuka harus ditanami pohon menahun. Kelebihan dari usaha tersebut adalah ...
a. Mengurangi jumlah pekerja pertanian
b. Temperatur udara menjadi lebih sejuk
c. Menambah keindahan lingkungan
d. Pendapat petani meningkat
Jawaban B
Tidak terdapatnya pohon dilereng gunung menyebabkan air tidak dapat tertahan pada akar - akar tanaman. Oleh karena itu, di wilayah tersebut mudah terjadi erosi ketika turun hujan. Permukaan tanah yang subur akan terbawa aliran air. Selain itu, pembukaan lahan juga mengakibatkan temperatur udara wilayah tersebut makin meningkat. Hal ini terjadi karena tidak ada tanaman yang menyerap gas karbon dioksida. Dengan menanam pohon menahun, dapat membuat temperatur udara menjadi lebih sejuk karena gas karbondioksida di udara dapat diserap oleh tanaman untuk bahan baku fotosintesis. Dengan demikan kelebihan dari usaha menanam pohon menahun di lahan terbuka adalah menjadikan temperatur udara menjadi lebih sejuk
Bioteknologi merupakan teknologi yang memanfaatkan organisme (makhluk hidup) untuk menghasilkan suatu produk maupun jasa yang bermanfaat bagi manusia. Pada umumnya, makhluk hidup yang dimanfaatkkan dalam proses bioteknologi berupa mikrob. Bioteknologi dibedakan menjadi dua yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern.
BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL
Bioteknologi konvensional atau bioteknologi tradisional yang masih menggunakan teknik dan peralatan sederhana. Berikut ciri - ciri bioteknologi konvensional
- Biaya produksi murah
- Teknologi dan peralatan yang digunakan masih sederhana
- Pengaruh jangka panjang sudah diketahui
- Perbaikan genetik tidak terarah
- Prosesnya belum steril sehingga kualitas hasilnya belum terjamin
- Belum ada pengkajian prinsip - prinsip ilmiah
- Hanya produksi dalam skala kecil
- Hasil tidak dapat diperkirakan sebelumnya
Penerapan Bioteknologi Konvensional dapat diterapkan dalam beberapa bidang
Bioteknologi Konvensional dalam Bidang Pangan
Bioteknologi memanfaatkan mikroorganisme yang melibatkan proses fermentasi.
- Tempe, dari bahan kedelai dan mikroorganisme yang berperan Rhizopus oryzae dan Rhizopus stolonifer
- Kecap, dari bahan kedelai dan mikroorganisme yang berperan Aspergillus wentii dan Aspergillus soyae
- Taoco, dari bahan kedelai dan mikroorganimse yang berperan Aspergillus oryzae
- Roti, dari bahan tepung terigu dan mikroorganisme yang berperan Saccaharomyces cerevisiae
- Keju, dari bahan susu dan mikroorganisme yang berperan
- Yoghurt, dari bahan susu dan mikroorganisme yang berperan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus
- Keju, dari bahan susu dan mikroorganisme yang berperan Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus casei, Propionibacterium shermanii dan Penicilium camemberti
- Mentega, dari bahan Susu dan mikroorganisme yang berperan Streptococcus lactis
- Sayuran Fermentasi (Acar), dari bahan sayuran dan mikroorganisme yang berperan Streptococcus sp, Lactobacillus sp, dan Pediococcus sp
- Nata de coco, dari bahan air kelapa dan mikroorganisme yang berperan Acetobacter xylinum
- Tapai, dari bahan ketan atau singkong dan mikrooganisme yang berperan Saccharomyces cerevisiae
- Oncom Merah, dari bahan ampas tahu dan mikroorganisme yang berperan Neurospora crassa
- Minuman berakohol, dari bahan pati (amilum) dan mikroorganisme yang berperan Saccharomyces cerevisiae dan Aspergillus sp
Bioteknologi Konvensional dalam Bidang Kesehatan
Penerapan bioteknologi dalam bidang kesehatan yaitu Pembuatan Antibiotik yang dihasilkan oleh mikroorganisme terutama bakteri atau jamur yang dapat menghambat pertumbuhan atau membunuh bakteri dan mikroorganisme lain
Bioteknologi Konvensional dalam Bidang Lingkungan
Mikroorganisme yang dapat digunakan untuk mengatasi pencemaran lingkungan diantaranya
- Bacillus subtilis dapat memisahkan logam berat yang ada dalam limbah industri
- Thiobacillus ferroxidans dapat menangani limbah di pertambangan batu bara dengan teknik disulfurisasi batu bara
- Pseudomonas putida dapat menguraikan minyak bumi pada kasus pencemaran air laut oleh pengeboran minyak lepas pantai maupun tumpahan minyak dilaut
Bioteknologi Konvensional dalam Bidang Pertanian
Penerapan bioteknologi konvensional dalam bidang pertanian yaitu biofertilizer (Mikrob yang dapat digunakan sebagai pupuk hayati)
BIOTEKNOLOGI MODERN
Bioteknologi Modern merupakan bioteknologi yang sudah menggunakan teknik dan peralatan yang canggih. Bioteknologi Modern sangat erat dengan rekayasa genetika. Berikut ciri - ciri bioteknologi Modern
- Biaya produksi relatif mahal
- Memerlukan teknologi dan peralatan yang canggih
- Pengaruh jangka panjang belum diketahui
- Menghasilkan organisme yang sifat barunya tidak ada pada sifat alaminya
- Perbaikan sifat genetik dapat dilakukan secara terarah
- Hasil dapat diperhitungkan
Penerapan Bioteknologi Konvensional dapat diterapkan dalam beberapa bidang
Bioteknologi Konvensional dalam Bidang Pangan
- Padi Transgenik, seperti Golden Rice karena bulir padinya berwarna kuning keemasan yang mengandung beta karoten. Untuk menghasilkan padi tersebut dapat dilakukan dengan mengisolasi gen yang dapat memfasilitasi sintesis beta karoten, misalnya gen dari bunga bakung dan ditambahkan bakteri Erwinia uredovora
- Jagung Transgenik seperti jagung Bt. Jagung ini merupakan tanaman jagung transgenik yang mempunyai ketahanan terhadap hama. Sifat ketahanan hama tersebut diperoleh dari bakteri Bacillus thuringiesisi
Bioteknologi Konvensional dalam Bidang Kesehatan
- Produksi Insulin untuk membantu mengatasi penyakit diabetes melitus
- Bayi tabung
Bioteknologi Konvensional dalam Bidang Pertanian
- Pembuatan tanaman antiserangga
- Hidroponik
- Kultur Jaringan
Bioteknologi Konvensional dalam Bidang Perternakan
- Kloning
- Vaksin Hewan
CONTOH SOAL
1) Dampak negatif pemanfaatan bioteknologi terhadap kondisi lingkungan adalah ...
a. Menurunnya keanekaragaman hayati dalam lingkungan
b. Munculnya berbagai jenis gulma super yang mudah dibasmi
c. Munculnya beberapa serangga muatan yang rentann terhadap insektisida
d. Meningkatkan jumlah bakteri yang dimanfaatkan dalam proses bioteknologi
Jawaban A
Dampak negatif yang mungkin timbul dari pemanfaatan bioteknologi terhadap lingkungan adalah menurunnya keanekaragaman hayati dalam lingkungan. Salah satu produk bioteknologi adalah tanaman transgenik. Kemunculan tanaman transgenik membuat para petani cenderung untuk membudidayakan tanaman tersebut karena memiliki keunggulan. Akibatnya, tanaman lokal akan tersingkir dan populasinya semakin menurun. Peristiwa ini mengakibatkan keanekaragaman hayati berkurang
2) Penerapan bioteknologi di bidang pangan menghasilkan berbagai produk makanan yang telah beredar luas dimasyarakat. Produk - produk makanan tersebut dibuat melalui proses fermentasi yang memanfaatkan jenis mikroorganisme tertentu. Contoh penerapan bioteknologi pangan yang memanfaatkkan bakteri dalam proses fermentasinya adalah ...
a. Pembuatan roti dan mentega
b. Pembuatan Youghrt dan oncom merah
c. Pembuatan tempe dan minuman beralkohol
d. Pembuatan nata de coco dan sayuran fermentasi
Jawaban D
Contoh produk hasil penerapan bioteknologi pangan yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri adalah Youghrt, mentega, sayuran fermentasi dan nata de coco.
- Youghrt menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus atau Streptococcus thermophilus
- Mentega menggunakan bakteri Streptococcus lactis
- Sayuran fermentasi menggunakan bakteri Streptococcus sp, Lactobacillus sp
- Nata de coco menggunakan bakteri Acetobacter xylinum
Sedangkan pembuatan minuman berakohol, oncom merah dan tempe menggunakan jamur
- Minuman berakohol, menggunakan jamur Saccharomyces cerevisiase dan jamur Aspergillus sp
- Oncom Merah, menggunakan jamur Rhizopus oryzae
- Roti, menggunakan jamur Saccharomyces cerevisiase
LATIHAN SOAL
Petunjuk
- Silahkan Antum Berdoa terlebih dahulu
- Kerjakan Soal yang menurut antum mudah
- Perhatikan no 1 sampai 15, Silahkan antum berikan alasan antum mengapa antum memilih jawaban tersebut
- Salin Jawaban antum di lembar Jawaban (melalui gform) setelah latihan soal
- Jangan lupa ucapkan Hamdalah seteleh mengerjakan
- Klik selesai, dan Klik Lihat Skor, Antum akan mengetahui jumlah jawaban antum yang benar dan pembahasan dari soal tersebut
- Tetap Semangat
Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan
1) Perhatikan gambar jaring - jaring makanan dalam ekosistem padang rumput berikut
Berdasarkan jaring - jaring makanan tersebut, interaksi yang terjadi adalah ...
a. Kompetisi antara kijang dan zebra
b. Predasi antara belalang dan kijang
c. Simbiosis komensalisme antara harimau dan zebra
d. Simbiosis mutualisme antara burung pipit dan burung elang
2) Perhatikan gambar berikut
Ulat dan Daun
Jenis interaksi yang terjadi antara kedua spesies tersebut adalah ...
a. Netral
b. Kompetisi
c. Simbiosis Parasitisme
d. Simbiosis Komensalisme
3) Perhatikan gambar berikut
Tanaman sirih melilitkan ke batang
Jenis interaksi yang terjadi antara kedua jenis makhluk hidup tersebut adalah ,,,
a. Predasi
b. Kompetisi
c. Simbiosis Mutualisme
d. Simbiosis Komensalisme
4) Di ekosistem hutan hujan tropis dapat ditemukan beberapa jenis tumbuhan seperti semak - semak, anggrek, pohon randu, rotan dan paku tanduk rusa. Selain itu juga ditemukan beberapa jenis hewan seperti lebah, ular, kelinci hutan, rusa, tupai dan harimau, Serta beberapa jamur. Jenis interaksi yang mungkin terjadi pada ekosistem hutan hujan tropis adalah ...
a. Predasi antara tupai dan ular
b. Simbiosis mutualisme antara harimau dan jamur
c. Kompetisi antara paku tanduk rusa dan pohon rotan
d. Simbiosis komensalisme antara rusa dan harimau
5) Di perkarangan rumah terdapat tanaman bunga sepatu, tanaman teh - tehan yang ditumpangi tali putri, serta beberapa jenis hewan seperti kupu - kupu, lebah, cacing dan ayam. Jenis interaksi yang dapat terjadi di pekarangan rumah adalah ...
a. Predasi, interaksi antara ayam dan cacing
b. Simbiosis parasitisme, interaksi antara tanaman bunga sepatu dan lebah
c. Simbiosis Mutualisme, Interaksi anatara tanaman teh - tehan dan tali putri
d. Simbiosis Komensalisme, interaksi antara tanaman bunga sepatu dan kupu - kupu
6) Perhatikan gambar dua ekosistem berikut
Populasi ular di kedua ekosistem tersebut banyak diburu untuk diambil kulitnya atau dijadikan obat - obatan. Apabila kegiatan tersebut terus dilakukan dan populasi ular habis, manakah ekosistem yang lebih stabil..
a. Ekosistem hutan, karena terjadi peningkatan populasi kelinci dan rumput
b. Ekosistem hutan, karena peran ular dapat digantikan oleh burung elang dan harimau
c. Ekosistem kebun, karena peran ular sebagai konsumen puncak dapat diganti oleh katak
d. Ekosistem kebun, karena ular sebagai konsumen puncak sehingga tidak memengaruhi ekosistem tersebut
7) Perhatikan jaring - jaring makanan di bawah ini
Apabila tanaman padi disemprot peptisida kimia secara terus - menerus oleh petani, dapat menyebabkan gangguan ekosistem berupa ...
a. Peningkatan jumlah tikus
b. Penurunan populasi katak
c. Ledakan populasi burung pipit
d. Penurunan jumlah burung elang
8) Perhatikan skema jaring - jaring makanan dalam ekosistem sungai berikut
Apabila di dalam ekosistem tersebut buaya banyak diburu untuk diambil kulitnya, peristiwa yang mungkin terjadi adalah ...
a. Populasi ikan gabus tetap stabil
b. Penurunan populasi burung elang
c. Peningkatan populasi burung pelikan
d. Penurunan populasi ikan badar secara dratis
9) Perhatikan jaring - jaring makanan di ekosistem kebun berikut
Apabila populasi ulat habis karena penyemprotan pestisida, bagaimana kondisi ekosistem tersebut
a. Populasi ayam menurun
b. Terjadi ledakan populasi kupu - kupu
c. Populasi ular dan burung ketilang menurun
d. Terjadi ledakan populasi tanaman kembang sepatu
10) Perhatikan dua skema jaring - jaring makanan berikut
Apabila populasi ular pada kedua ekosistem mengalami penurunan secara dratis karena diburu, kondisi kedua ekosistem tersebut yaitu ...
a. Ekosistem sawah lebih stabil karena ular sebagai konsumen puncak sehingga ular tidak memiliki predator lain
b. Ekosistem sawah lebih stabil karena masih ada populasi katak yang menggantikan peran ular dalam ekosistem
c. Ekosistem kebun lebih stabil karena masih ada populasi musang yang menggantikan peran ular dalam ekosistem
d. Ekosistem kebun lebih stabil karena masih ada populasi katak yang menggantikan peran ular sebagai konsumen puncak
Pencemaran Lingkungan
11) Di suatu wilayah terjadi peningkatan kasus kanker kulit dan banyak tanaman yang mengalami kerusakan. Setelah diselidiki, peristiwa tersebut terjadi karena adanya kerusakan lapisan ozon. Kegiatan manusia yang memicu permasalahan tersebut adalah ...
a. Menggunakan pendingin ruangan pada siang hari
b. Membakar tumpukan sampah organik di lahan terbuka
c. Mengeksploitas minyak bumi dalam jumlah banyak di dasar lautan
d. Menggunakan pupuk kimia secara berlebihan di perkebunan teh
12) Pantai di suatu daerah mengalami pengikisan karena terpaan ombak. Apabila kondisi ini terus terjadi dapat mengakibatkan pantai semakin menyempit dan air laut meluap ke daratan. Untuk mengatasinya, pemerintah gencar menggalakkan penanaman pohon bakau (mangrove). Keuntungan usaha tersebut terhadap lingkungan adalah ...
a. terjaganya ekosistem pantai
b. air laut menjadi lebih bersih
c. menaikkan pendapatan nelayan
d. meningkatnya jumlah wisatawan
13) Kenaikan suhu dipermukaan bumi yang terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan glester yang berada dikutub mencair. Akibatnya, permukaan air laut semakin tinggi sehingga pulau - pulau kecil tenggelam. Terjadi peristiwa tersebut dipengaruhi oleh banyaknya polutan udara di atmosfer. Aktivitas manusia yang dapat menghasilkan polutan tersebut adalah ...
a. menggali pasir secara berlebihan di sungai
b. membakar daun dan kayu kering di lahan terbuka
c. menggunakan detergen secara berlebihan untuk mencuci pakaian
d. menggunakan peptisida kimia dalam dosis tinggi untuk mengendalikan populasi hama
14) Petani di suatu wilayah ingin memperluas lahan pertaniannya untuk menanam padi dengan membuka lahan di area lereng pegunungan. Namun, pembukaan lahan tersebut dapat mengakibatkan erosi dan banjir. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu ...
a. Menerapkan sistem monokultur pada pertanian
b. Membuat sengkedan (bertingkat - tingkat) di area lereng pegunungan
c. Membuang sampah hasil pertanian pada tempatnya
d. Memberikan pupuk pada tanaman agar akar tanaman subur dan mampu menahan air
15) Menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jumlah produksi sampah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 64 juta ton. Jumlah ini terdiri atas 60% sampah organik dan 15% sampah plastik. Kondisi ini dapat menyebabkan lingkungan semakin tercemar. Oleh karena itu, perlu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah ...
a. mengubur sampah plastik bersama dengan sampah organik agar mudah terurai
b. membuat kompos dari sampah organik dan mengolah kembali sampah plastik
c. membuang kedua jenis sampah tersebut ke perairan
d. membakar sampah organik dan sampah plastik
BIOTEKNOLOGI
16) Salah satu bahan dasar dari produk bioteknologi di bidang pangan adalah kedelai. Contoh produk bioteknologi dari bahan dasar tersebutt adalah ...
a. pembuatan tempe dan tapai menggunakan jamur
b. pembuatan minuman berakohol dan kecap menggunakan khamir
c. pembuatan kecap dan taocoo menggunakan bakteri
d. pembuatan nata de coco dan tapai menggunakan bakteri
17) Perhatikan gambar berikut
Gambar 1 : Keju, Gambar 2 : Kecap, Gambar 3 : Tapai, Gambar 4 : Nata de coco
Keempat gambar tersebut merupakan produk bioteknologi secara berurutan memanfaatkan mikroorganisme ...
a. Sterptococcus termophillus, Rhizopus oryzae, Aspergillus soyae, Neurospora crassa
b. Rhizopus oryzae, Aspergillus soyae, Saccharomyces cerevisae, Lactobacillus bulgaricus
c. Lactobacillus bulgaricus, Aspergillus wentii, Saccharomyces cerevisae, Acetobacter xylinum
d. Acetobacter xylinum, Rhizopus stolonifer, Aspergillus wentii, Saccharomyces cerevisae
18) Sekelompok peserta didik melakukan percobaan bioteknologi dengan membuat youghrt dan nata de coco. Kedua produk tersebut dibuat dengan melakukan fermentasi pada susu dan air kelapa. Mikroorganisme yang digunakan untuk membantu fermentasi bahan dasar tersebut secara berurutan adalah ...
a. Rhizopus oryzae - Aspergilus wentii
b. Acetobacter xylinum - Rhizopus oryzae
c. Lactobacillus bulgaricus - Acetobacter xylinum
d. Saccharomyces cerevisiae - Lactobacillus bulgaricus
Nomor 19 dan 20
Perhatikan ciri - ciri bioteknologi berikut
- Biaya produksi murah
- Diproduksi dalam skala besar
- Kualitas hasilnya belum terjamin
- Perbaikan sifat genetik dapat diarahkan
- Proses pembuatan dilakukan dengan penyisipan gen
- Memerlukan teknologi dan peralatan yang masih sederhana
19) Ciri - ciri bioteknologi konvensional yang benar adalah ...
a. 1, 2 dan 5
b. 1, 3 dan 6
c. 2, 5 dan 6
d. 3, 4 dan 5
20) Ciri - ciri bioteknologi modern yang benar adalah ...
a. 3, 4 dan 6
b. 2, 4 dan 5
c. 1, 3 dan 4
d. 1, 2 dan 6
























Komentar
Posting Komentar